Hikmah Ramadhan 27 : Hikmah al-qur’an – Keseimbangan di dalam Al-Qur’an bag. 3

penulis Hikmah Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim,

Berkaitan dengan pertidaksamaan matematik.

Dalam Quran, dijumpai hitungan tentang pertidaksamaan ketika ada ayat yang menyatakan “Adakah sama antara A dan B (hal yastawi_ A wa B?), sebagaimana ditemukan dalam beberapa ayat. Tentunya, kita akan berfikiran bahwa tentu saja kemungkinan (probabilitas) ketidaksamaan jumlah antara A dan B adalah sangat besar, akan tetapi anehnya, jika kita temukan ayat yang menyatakan ketidaksamaan antara A dan B, diketahui bahwa perbedaan jumlah antara A dan B adalah TEPAT SATU.

Contoh:

[Quran 4:95] Tidaklah sama antara “mu’min yang duduk [yang tidak ikut berperang] yang tidak mempunyai “uzur”” (al-qa_idu_n) dengan “orang-orang yang berjihad di jalan Allah” (al-muja_hidu_n)

Jumlah kemunculan (al-qa_idu_n) / (al-qa_idi_n) = 4. Jumlah kemunculan (al-muja_hidu_n) / (al-muja_hidi_n) = 3

[Quran 6:50].. Apakah sama “orang yang buta” (al-a’ma_) dengan “orang yang melihat” (al-bashi_r)? Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?

Jumlah kemunculan (al-a’ma_) = 8. Jumlah kemunculan (al-bashi_r) = 9

[Quran 13:16].. Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah “gelap gulita” (adz-dzuluma_t) dan “terang benderang” (an-nu_r)

Jumlah kemunculan (adz-dzuluma_t) = 14. Jumlah kemunculan (an-nu_r) = 13

Ada sedikit kejanggalan terhadap fenomena ini di al-Qur’an 5:100, yang dijelaskan sebagai berikut :

[Quran 5:100].. :Tidak sama “yang buruk” (al-khabi_ts) dengan”yang baik” (at-thayyib), meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, …

Catat akhir ayat di atas, bahwa:“banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, … ”

Ternyata, jumlah kata (al-khabi_ts) dengan (at-thayyib) adalah SAMA, yaitu 7 kali kemunculan. Penjelasan dari kejanggalan ayat ini ditemukan di Quran 8:37 yang menyatakan :

[Quran 8:37] Supaya Allah memisahkan yang buruk daripada yang baik, dan “supaya Dia meletakkan yang buruk, sebahagiannya di atas sebahagian yang lain”, …
Di ayat ini, dikatakan bahwa Dia meletakkan “yang buruk” (al-khabi_ts) sebahagian di atas sebahagian yang lainnya, sehingga jumlahnya seakan-akan bertambah (seakan-akan sama, yakni sama-sama muncul 7 kali). (Bersambung)

*Sumber : Kitab Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur’an Al-Karim, oleh : Abdurrazaq Nawfal

Wallahu A’lam bish-Showab,